Anggota DPRD Kota Kupang, Djuneidi C Kana dan Christian Ndaumanu
Metronewsntt.com, Kupang-- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang meminta Pemerintah Kota Kupang untuk segera mengambil langkah antisipatif terhadap persoalan kabut asap yang telah berdampak bagi warga Kota Kupang dalam dua pekan terakhir.
Desakan ini disampaikan oleh Anggota Komisi IV DPRD Kota Kupang, Djuneidi C. Kana, didampingi Anggota Komisi I, Christian Ndaumanu, saat ditemui awak media di Kantor DPRD Kota Kupang, Senin (19/10/2026).
Legislator dari Partai Demokrat yang akrab disapa Eldy Kana ini mengingatkan bahwa kabut asap berpotensi memicu berbagai gangguan kesehatan serius, seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan gangguan pernapasan lainnya. Oleh karena itu, ia meminta seluruh fasilitas kesehatan, baik puskesmas maupun rumah sakit, untuk siaga menghadapi lonjakan pasien.
Hal senada disampaikan anggota DPRD, Christian Ndaumanu dampak dari persoalan kabut asap yang telah berdampak bagi warga Kota Kupang dalam dua pekan terakhir sangat berpengaruh pada kesehatan masyarakat. Untuk itu pemerintah perlu melakukan berbagai upaya dalam memgantisipasi persoalan.
"Kami berharap perhatian pemerintah akan persoalan ini.".pinta Chris sapaan akrab Anggota Komisi I itu.
Menanggapi desakan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, Retnowati, langsung mengeluarkan sejumlah imbauan penting bagi masyarakat. Ia meminta warga untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan jika tidak ada keperluan mendesak.
Bagi warga yang terpaksa beraktivitas di luar rumah, Retnowati menganjurkan agar selalu menggunakan masker. Selain itu, warga juga diimbau untuk menutup rumah rapat-rapat dan memasang exhaust fan bagi rumah yang mulai kemasukan asap.
Sebagai langkah nyata perlindungan kesehatan masyarakat, Dinas Kesehatan telah menginstruksikan seluruh puskesmas di Kota Kupang untuk memastikan ketersediaan obat-obatan tetap mencukupi.
Langkah sigap ini disiapkan untuk mengantisipasi berbagai keluhan warga, mulai dari sesak napas, batuk pilek berat, hingga mencegah risiko penyakit ISPA dan bronkopneumonia yang mengintai akibat kabut asap.(mnt)